Berita Terkini

KPU Purbalingga Lantik 90 Anggota PPK Pilgub Jateng dan Pilbup Purbalingga 2024

PURBALINGGA – KPU Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan Pengambilan Sumpah Janji dan Pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan atau PPK Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga  2024 pada hari Kamis, 16 Mei 2024 di Wisma Asri Ketuhu Purbalingga. Hadir dalam acara, Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkompimda Kabupaten Purbalingga, Kepala Instansi, dan Organisasi Perangkat Daerah terkait. Acara diawali dengan pelantikan langsung 90 orang anggota PPK oleh Ketua KPU Kabupaten Purbalingga Zamaahsari, S.IP, M.IP didampingi saksi dan rohaniawan. PPK Pemilihan 2024 terlantik kemudian diambil sumpah janji dan menandatangani pakta integritas sebagai tanda telah resmi menjalankan tugas terhitung mulai tanggal 15 Mei 2024 s.d 27 Januari 2025.  Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua KPU Kabupaten Purbalingga yang menyatakan bahwa pelantikan PPK merupakan bagian dari tahapan pembentukan badan penyelenggara adhoc yang sedang berjalan. Setelah pelantikan PPK, KPU akan melaksanakan beberapa agenda kegiatan tahapan Pemilihan seperti pembentukan PPS dan Pemutakhiran Daftar Pemilih. Zam menginstruksikan agar PPK segera berkoordinasi dengan pemangku kepentingan dan pemerintah daerah di tingkat kecamatan dalam rangka pembentukan sekretariat PPK. Menutup sambutannya Zam berpesan agar jajarannya di tingkat kecamatan dapat menjaga netralitas, integritas, dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan Pemilihan di wilayahnya masing-masing. Sambutan kedua disampaikan oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, S.E, B.Econ, M.M yang hadir secara pribadi. Dalam sambutannya, Bupati Tiwi menyampaikan ucapan selamat kepada PPK terlantik dan ucapan terima kasih atas sukses penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 di Kabupaten Purbalingga. Bupati Tiwi berharap PPK terlantik dapat menjadi kepanjangan tangan KPU di tingkat kecamatan dan menjadi bagian dari sukses penyelenggaraan Pemilihan 2024. Salah satu indikator sukses penyelenggaraan Pemilihan adalah tingkat partisipasi pemilih yang meningkat dari penyelenggaraan Pemilihan sebelumnya. Kepada jajaranya di tangkat kecamatan, Bupati Tiwi juga menegaskan agar pemerintah kecamatan dapat mendukung dan memfasilitasi kegiatan PPK dalam penyelenggaraan Pemilihan Serentak Tahun 2024.  Acara Pengambilan Sumpah Janji dan Pelantikan kemudian dilanjutkan dengan Pembekalan terkait tahapan Pemilihan Tahun 2024 kepada anggota PPK terlantik. Materi pembekalan disampaikan oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Purbalingga didampingi jajaran pejabat struktural Sekretariat KPU Kabupaten Purbalingga. Materi pembekalan berisi tentang tugas, wewenang, dan tanggung jawab PPK dalam melaksanakan tahapan Pemilihan. Masing-masing pemateri juga menyampaikan tahapan-tahapan Pemilihan yang sedang dan akan dilaksanakan sesuai dengan masing-masing divisi yang diampu. Acara ditutup dengan rapat pleno masing-masing PPK yang menetapkan ketua PPK dan pembagian tugas masing-masing anggota PPK.

Masa Penyerahan Syarat Dukungan Ditutup, Tidak Ada Bakal Paslon Perseorangan Mendaftar

PURBALINGGA -- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purbalingga resmi menutup penerimaan dokumen syarat dukungan Pasangan Calon Perseorangan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024 pada Senin, 13 Mei 2024 pukul 00.00 WIB dengan hasil tidak ada pasangan calon perseorangan. Sesuai dengan jadwal kegiatan sebagaimana di atur dalam Keputusan KPU Nomor 532 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pemenuhan Syarat Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Serta Walikota Dan Wakil Walikota Tahun 2024, KPU Kabupaten Purbalingga telah mengumumkan penyerahan dukungan di media cetak dan elektronik dari tanggal 5 s.d 7 Mei 2024. Namun, hingga jadwal penyerahan dokumen syarat dukungan kepada KPU pada tanggal 8 s.d 12 Mei 2024 pukul 23.59 WIB tidak ada pasangan calon perseorangan yang meminta akses pembukaan aplikasi SILON (Sistem Informasi Pencalonan) untuk menyerahkan dokumen syarat dukungan. KPU Kabupaten Purbalingga sebelumnya pada tanggal 17 April 2024 telah menetapkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purbalingga Nomor 1129 Tahun 2024 yang menyatakan jumlah syarat minimal dan persebaran dukungan pasangan calon perseorangan di Kabupaten Purbalingga minimal Sebanyak 57.921 dukungan yang tersebar di lebih dari 50 Persen jumlah Kecamatan atau 10 Kecamatan dari 18 Kecamatan yang ada di Purbalingga.

KPU Purbalingga Gelar Seleksi Wawancara Calon Anggota PPK Pilgub Jateng dan Pilbup Purbalingga 2024

PURBALINGGA -- KPU Kabupaten Purbalingga melaksanakan Seleksi Wawancara Calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024 pada hari Sabtu - Minggu, 11 - 12 Mei 2024 bertempat di Aula Kantor KPU Kabupaten Purbalingga. Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dan selesai pada pukul 16.00 WIB setiap harinya. Wawancara dilakukan oleh Anggota KPU Kabupaten Purbalingga dan didampingi oleh jajaran sekretariat KPU Kabupaten Purbalingga. Materi wawancara meliputi pengetahuan kepemiluan, komitmen peserta, rekam jejak dan praktek penggunaan Microsoft Word dan Excel. Jumlah peserta yang berhak mengikuti tahapan seleksi wawancara sejumlah 240 orang dari 18 kecamatan di Kabupaten Purbalingga. Pada hari pertama dijadwalkan 120 orang peserta dari 10 kecamatan yaitu, Bukateja, Kejobong, Kutasari, Karangreja, Karanganyar, Bojongsari, Padamara, Pengadegan, Karangjambu dan Kertanegara. Hadir pada hari pertama sejumlah 117 peserta. Begitu pula yang terjadi di hari kedua, dijadwalkan 120 peserta dari 8 kecamatan (Kemangkon, Kaligondang, Purbalingga, Kalimanah, Mrebet, Bobotsari, Karangmoncol dan Rembang), yang kemudian hadir sejumlah 117 peserta. Seleksi wawancara ini akan menentukan 5 (lima) anggota PPK terpilih dari setiap kecamatan. Pengumuman hasil seleksi wawancara akan dilakukan pada tanggal 14 Mei 2024 dan akan dilakukan penetapan pada tanggal 15 Mei 2024 dan pelantikan pada 16 Mei 2024.

Gelar Rapat Evaluasi Internal Pemilu 2024, KPU Purbalingga Siap Optimal di Pilkada 2024

BANJARNEGARA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga telah menggelar Rapat Evaluasi Internal Tahapan Pemilu 2024 pada Kamis, (9/5) sampai dengan Jumat, (10/5) bertempat di Fox Harris Hotel and Covention Banjarnegara. Rapat evaluasi internal yang melibatkan seluruh anggota KPU, Sekretaris beserta para staf di lingkungan KPU Kabupaten Purbalingga ini menghadirkan dua orang narasumber yakni dari perwakilan akademisi dan praktisi kepemiluan yang merupakan Ketua KPU Purbalingga periode 2018-2023. Tidak hanya dihadiri oleh narasumber, Ketua Divisi Litbang dan SDM KPU Provinsi Jawa Tengah Mey Nurlela juga turut hadir dan memberikan pengarahan kepada seluruh peserta yang telah hadir.  Melalui sambutannya, Ketua KPU Purbalingga Zamaahsari menyampaikan bahwa tujuan rapat ini adalah untuk mengevaluasi kinerja KPU Purbalingga selama 22 bulan sejak 14 Juni 2022. Perjalanan tahapan ini diwarnai dengan pergantian personil akibat adanya rekrutmen penyelenggara baru namun semua tetap bisa dijalankan dengan baik.  Mey Nurlela mewakili KPU Provinsi Jawa Tengah dalam arahannya menyoroti manajemen surat suara dan logistik, bagaimana cara menghitung kebutuhan surat suara dan implikasinya pada anggaran yang dikeluarkan. Hal-hal tersebut perlu diperhatikan pada Pilkada maupun Pemilu selanjutnya. Pengiriman logistik diapresiasi karena sudah menerapkan pengiriman mulai dari yang terjauh ke yang terdekat. Untuk pemungutan dan penghitungan suara di Purbalingga juga mendapat apresiasi karena berjalan dengan baik.  Yusa’ Farchan, S.Sos.,M.Si, sebagai narasumber pertama, yakni Dekan Universitas Pamulang dan Pengamat Politik Citra Institute mengawali materinya dengan evaluasi umum yang memotret Dekade Demokrasi Pasca Orde Baru. Ia juga mengulas kritik dan studi atas Demokrasi di Indonesia.  Dalam paparannya, Yusa menyoroti 3 tahapan utama yang perlu dievaluasi. Tahapan kampanye patut dicatat karena masih ditemukannya ujaran kebencian dan hoax atau disinformasi. Surat suara tertukar pada tahapan pemungutan suara, masih adanya saksi yang ditolak akibat keterlambatan sebagai dampak dari jauhnya domisili saksi dengan TPS. Sirekap juga menjadi bahan evaluasi yang perlu diperbaiki secara sistem aplikasi meskipun begitu harus diakui bahwa transparansi yang sudah dibangun melalui sirekap patut diapresiasi.  Sementara itu, Ketua KPU Purbalingga periode 2018-2023 yang merupakan narasumber kedua melihat penyelenggaraan Pemilu di Purbalingga sudah cukup baik. Ia menilai baru kali pertama di Purbalingga tidak ada surat suara yang tertukar. Terkait dengan adanya satu TPS melakukan PSU memang patut kita perbaiki ke depan. Menurutnya jika Pemilu 2024 bisa sukses salah satunya ditengarai dengan peningkatan partisipasi pemilihnya maka Pilkada 2024 juga haruslah demikian.  Setelah paparan materi selesai, diskusi pun berlanjut dimulai dengan pertanyaan dari para peserta rapat. Diskusi menarik ketika membahas mengenai Pilkada sebagai rezim Pemilu yang idealnya dasar hukumnya juga berasal dari aturan yang sama.  Kegiatan rapat evaluasi ditutup pada Jumat, (10/5) dengan dipimpin oleh Ketua KPU Purbalingga Zamaahsari. Pria yang sering disapa Pak Zamzam ini pun mengingatkan seluruh peserta untuk bahu-membahu dan kompak dalam menjalankan Pilkada serentak 2024. Diingatkan pula kewajiban untuk menyusun laporan pelaksanaan Pemilu 2024 yang menjadi rangkaian utuh tahapan dari awal sampai akhir.

KPU Purbalingga Laksanakan Seleksi Tertulis Calon Anggota PPK Pilgub Jateng dan Pilbup Purbalingga 2024

PURBALINGGA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan Seleksi Computer Assisted Test (CAT) Calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024 pada hari Senin, 6 Mei 2024 di SMK Negeri 1 Purbalingga. Seleksi CAT merupakan bagian tahapan rekrutmen badan adhoc setelah pelamar dinyatakan lolos penelitian administrasi pada tanggal 4 Mei 2024. Dari 319 orang pelamar yang berkasnya dinyatakan lolos administrasi, 48 orang dinyatakan tidak hadir dalam pelaksanaan seleksi CAT. Peserta yang mengikuti seleksi CAT berjumlah 271 orang dari 18 kecamatan se-Kabupaten Purbalingga. Seleksi CAT terbagi menjadi 2 sesi yaitu sesi I yang berlangsung dari pukul 08.30 s.d 10.00 WIB yang diikuti peserta dari Kecamatan Kemangkon, Bukateja, Kaligondang, Kalimanah, Purbalingga, Bojongsari, Padamara, dan Pengadegan. Sesi II berlangsung dari pukul 11.00 s.d 12.30 WIB yang diikuti peserta dari Kecamatan Kejobong, Kutasari, Mrebet, Bobotsari, Karangreja, Karanganyar, Karangmoncol, Rembang, Karangjambu, dan Kertanegara. Pengumuman hasil seleksi CAT akan diumumkan pada tanggal 9 Mei 2024 melalui website dan media sosial KPU Kabupaten Purbalingga. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi CAT akan mengikuti tahapan selanjutnya yaitu seleksi wawancara yang akan diselenggarakan pada tanggal 11 dan 12 Mei 2024. KPU Kabupaten Purbalingga membuka tanggapan dan masukan masyarakat terhadap calon anggota PPK mulai tanggal 4 s.d 10 Mei 2024 melalui email: kpu.purbalingga@gmail.com atau melalui surat dengan alamat KPU Kabupaten Purbalingga Jalan Raya Kalikajar kM. 02, Kaligondang, Purbalingga.

KPU Purbalingga Resmi Luncurkan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024

PURBALINGGA -- KPU Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024 pada Sabtu, 4 Mei 2024 di Halaman Parkir GOR Goentoer Darjono Purbalingga. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga, Kepala Bappeltibangda Purbalingga, KPU Kabupaten/Kota sekitar, dan dihadiri pula oleh masyarakat umum. Acara dipandu oleh Upi dan Braham dan diawali dengan hiburan oleh Vibration Music. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua KPU Kabupaten Purbalingga, Zamaahsari, S.IP., M.IP., yang dalam sambutannya menyampaikan dengan adanya acara peluncuran ini menandakan bahwa tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024 telah resmi berjalan dan KPU Kabupaten Purbalingga siap untuk menjalankan tahapan. Zam-zam juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Purbalingga atas partisipasinya dalam Pemilihan Umum Tahun 2024 dan juga kontribusi untuk menciptakan suasana Pemiihan Umum Tahun 2024 yang aman dan kondusif di Purbalingga. Harapannya partisipasi dan kontribusi yang sama bisa terus disumbangkan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024 pada 27 November 2024 nanti. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bupati Purbalingga, yang disampaikan oleh Kepala Bappelitbangda Kabupaten Purbalingga, Drs. Suroto, M.Si. yang menyampaikan terima kasih atas inisiatif KPU Kabupaten Purbalingga untuk menggelar acara peluncuran dan terima kasih kepada masyarakat Purbalingga atas partisipasinya pada Pemilihan Umum Tahun 2024. Suroto juga mengajak masyarakat Purbalingga untuk meningkatkan partisipasi pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024 dengan tagline "Ayo Nyoblos Aja Mbolos". Acara kemudian dilanjutkan dengan penekanan tombol peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024 oleh Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga, H. R. Bambang Irawan, S.H., M.M., Kepala Bappeltibangda Kabupaten Purbalingga dan jajaran Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Purbalingga dilanjutkan dengan pengenalian maskot dan jingle Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024 yang didapatkan melalui sayembara. Maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024 bernama Sapu Bangga (Suara Pemersatu Purbalingga) yang didesain oleh April Nugroho asal Kandanggampang, Purbalingga. Sapu Bangga terinspirasi oleh produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khas Purbalingga asal Kecamatan Karangjambu yaitu sapu glagah yang juga menjadi salah satu produk ekspor dari Kabupaten Purbalingga. Sementara jingle Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024 berjudul "Ayo Nyoblos Aja Mbolos" ciptaan Yazid Irawan asal Gemuruh, Padamara. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan oleh Resa Lawangsewu yang juga sebagai acara hiburan Utama.

🔊 Putar Suara