Gelar Debat Publik, KPU Purbalingga Fasilitasi Paslon Yakinkan Pemilih Tentukan Pilihan 27 November 2024
Purbalingga -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga baru saja menggelar Debat Publik antar Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024 bertempat di Bima Ballroom Hotel Braling Sabtu, (2/11/2024) yang dimulai pada pukul 19.15 WIB sampai dengan pukul 22.30 WIB.
Debat Publik yang bertajuk Mewujudkan Purbalingga Sejahtera Melalui Kepemimpinan Strategis, Dinamis dan Inovatif ini bertujuan untuk memberikan ruang dan kesempatan bagi para Paslon untuk menyampaikan visi-misi, program kerja sekaligus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah diramu oleh panelis melalui proses panjang termasuk salah satunya FGD dengan tokoh-tokoh agama, perwakilan organisasi pemuda & masyarakat, serta perwakilan institusi pendidikan.
Debat dimulai dengan mengundang ke atas panggung dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024 yakni pasangan calon Hj. Dyah Hayuning Pratiwi, S.E., B.Econ., M.M dan H. Mahendra Farizal dengan pasangan calon H. Fahmi Muhammad Hanif dan Dimas Prasetyahani, S.E., M.M dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mendengarkan jingle Pilkada serentak 2024.
Saat memberikan sambutan, Ketua KPU Kabupaten Purbalingga Zamaahsari, S.I.P., M.I.P menyampaikan bahwa Debat Publik ini adalah salah satu metode kampanye yang difasilitasi oleh KPU Kabupaten Purbalingga dalam rangka menyampaikan visi-misi dan program kerja dari Paslon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga.
"Debat ini akan menjadi sumber informasi menyeluruh bagi masyarakat khususnya yang memiliki hak pilih di Kabupatan Purbalingga." terang sosok yang kerap disapa Zamzam itu.
Ia juga berharap bahwa debat publik ini dapat menjadi kesempatan baik untuk meyakinkan pemilih Purbalingga agar dapat menentukan pilihannya pada Rabu, 27 November di 1.525 TPS yang tersebar di Kabupaten Purbalingga.
Pada Debat Publik yang disiarkan secara langsung di Banyumas TV, Satelit TV dan livestreaming pada akun Youtube resmi KPU Kabupatan Purbalingga ini tampak para panelis debat publik yang terdiri dari Prof. Dr. H. Abdul Basit, M.Ag., Ahmad Shabiq, M.A., Dr. Denok Kurniasih, M. Si., Saefurrohman, Ph.D dan Dr. Wijayanto.
Para panelis bertugas sebagai perumus pertanyaan, yang bertujuan membedah visi misi, dan mengeksplorasi lebih jauh terkait program dan janji-janji kedua pasangan calon sebagai wujud uji publik dan mempermudah masyarakat menentukan pilihannya.
Secara simbolis hal ini ditandai dengan pemberian amplop pertanyaan oleh Ketua Panelis Dr. Denok Kurniasih kepada Ketua KPU Kabupaten Purbalingga Zamaahsari dan dilanjutkan dengan penyerahan amplop pertanyaan tersebut kepada moderator Debat Publik Dr. Iva Ariani.
Debat publik yang dimoderatori oleh Dr. Iva Ariani ini dilakukan dalam 6 (enam) segmen di mana segmen pertama dimulai dengan memberikan kesempatan kepada kedua pasangan calon untuk menyampaikan visi-misi dan program kerja dalam waktu empat menit.
Segmen kedua para panelis diminta mengambil nomor undian terlebih dahulu dilanjutkan dengan pembacaan pertanyaan oleh moderator sesuai dengan nomor undian tersebut kepada masing-masing Paslon secara berurutan. Pasca menjawab pertanyaan, paslon lainnya dapat memberikan tanggapan dan dilanjutkan dengan respon balik dari paslon penjawab.
Dua pertanyaan yang muncul berkaitan dengan upaya pemberantasan korupsi yang optimal dan komitmen peningkatan PAD dari sektor pariwisata.
Segmen tiga pun ditandai dengan penyampaian pertanyaan antar paslon di mana tanya jawab dilanjutkan dengan saling menanggapi antar paslon. Adapun pertanyaan yang disampaikan berkaitan dengan upaya peningkatan SAKIP dan penurunan indeks kemiskinan.
Pada segmen keempat, para calon wakil Bupati diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan hasil undian yang diambil oleh perwakilan panelis. Pertanyaan yang mencuat berkaitan dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia melalui pendidikan dan strategi untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka akibat menurunnya sektor industri utama di Purbalingga. Masing-masing paslon pun diberikan kesempatan untuk saling menanggapi satu sama lain.
Segmen kelima adalah segmen tanya jawab antar calon wakil Bupati. Pertanyaan yang disampaikan berkaitan dengan motivasi dan gagasan bagi Purbalingga serta pertanyaan berkaitan dengan RPJPD.
Segmen keenam pun menjadi segmen penutup untuk para paslon dalam menyampaikan closing statement guna mempertegas visi-misi dan program kerja masing-masing.
Debat Publik Paslon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024 pun berjalan dengan lancar, aman dan tertib. Harapannya para pemilih dapat memanfaatkan debat publik ini sebagai salah satu ruang eksplorasi dan rasionalisasi untuk menentukan pilihannya masing-masing. Terakhir, seperti yang disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Purbalingga di akhir sambutannya, jangan lupa datang ke TPS pada Rabu, 27 November 2024, ayo nyoblos, aja mbolos.