KPU Kabupaten Purbalingga Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula di SMK YPT 2 Purbalingga
Purbalingga – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula, kali ini bersama para siswa-siswi SMK YPT 2 Purbalingga. Pada Senin, 24 November 2025. Kegiatan berlangsung di Bengkel SMK YPT 2 Purbalingga, , dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Acara diawali dengan sambutan oleh Kepala SMK YPT 2 Purbalingga, Besar Sudarsono, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengajak para siswa memanfaatkan kesempatan ini untuk bertanya langsung kepada KPU.
“Mumpung ada dari KPU, silakan yang mau bertanya, siapkan saja pertanyaannya. Saya harap apa yang nanti disampaikan oleh narasumber bisa ditangkap dan dicerna oleh anak-anak kami sehingga mereka lebih paham apa tujuan adanya pemilihan umum. Ketika ada pemilu, anak-anak kami tidak asal memilih, tetapi benar-benar tahu maknanya,” ungkapnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Purbalingga, Sudarmadi, S.IP. Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah dan menegaskan pentingnya pendidikan politik bagi pemilih pemula.
“Tujuan kami memberikan sosialisasi ini adalah mengenalkan pemilu secara umum. Setelah pilkada, memang tidak ada tahapan yang sedang berjalan, namun program sosialisasi tetap kami laksanakan di 26 sekolah dan desa. Pemilih pemula memiliki peran strategis dalam masa depan demokrasi,” jelasnya.
Kegiatan dilanjutkan oleh narasumber Eko Setiawan, S.T yang memberikan materi komprehensif mengenai pemilu dan pentingnya peran generasi muda.
Materi pertama menekankan pentingnya keikutsertaan pemilih pemula dalam proses pemilu. Peserta mendapat pemahaman tentang konsep dasar demokrasi dan kedaulatan rakyat, termasuk bagaimana rakyat menjadi penentu arah bangsa melalui pilihan politiknya. Selanjutnya, peserta diberikan literasi politik, bertujuan agar pemilih pemula mampu menganalisis informasi politik secara kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks atau informasi yang menyesatkan.
Pada bagian akhir, narasumber memberikan pesan motivasi agar para siswa terus belajar, percaya diri, dan mempersiapkan diri menjadi pemilih yang cerdas dan berintegritas.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para siswa diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan langsung terkait pemilu dan peran pemilih pemula.(Tr)