Puncak Demokrasi Pelajar: Ketua KPU Purbalingga Awasi Langsung Pemilihan Ketua OSIS SMK Negeri Jateng
PURBALINGGA — Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2026/2027 di SMK Negeri Jawa Tengah di Purbalingga sukses digelar pada Senin (28/9/2026). Pesta demokrasi tingkat pelajar yang berlangsung di Ruang SMK N Jateng ini terasa istimewa dengan hadirnya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga, Zamaahsari, S.IP., M.IP., yang turun langsung bertindak sebagai pengawas jalannya pemilihan.
Hadir mewakili Kepala Sekolah SMK N Jateng di Purbalingga, Salamun, S.Pd., M.Eng., dalam sambutannya menegaskan bahwa ajang ini memiliki makna yang mendalam dan bukan sekadar rutinitas sekolah.
"Pemilihan ini bukan hanya sekadar mencoblos kertas, tetapi di dalam pencoblosan itu ada rangkaian yang akan berlangsung sampai satu tahun ke depan. Mereka yang kalian pilih itulah yang nantinya akan menentukan arah masa depan kalian selama satu tahun ke depan, baik di kegiatan ke-OSIS-an maupun program lainnya," tegas Salamun.
Lebih lanjut, Salamun mengajak para siswa untuk menjadikan momen ini sebagai sarana pembelajaran politik yang nyata. Ia memaparkan bahwa di dunia terdapat berbagai sistem bernegara, mulai dari sistem sosialis hingga monarki atau kerajaan. Namun, Indonesia telah mantap memilih dan menerapkan sistem demokrasi. Karena itu, ia mengimbau para siswa untuk memaksimalkan hak pilih mereka sebagai bentuk simulasi menghadapi kontestasi politik di dunia nyata yang akan datang dalam waktu dekat.
"Pada kesempatan ini silakan dimaksimalkan, karena pemilihan ketua OSIS ini adalah bagian dari simulasi. Sebentar lagi di bulan Desember akan ada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Purbalingga. Itulah praktik demokrasi yang sesungguhnya di masyarakat. Apalagi nanti kalian akan menjadi pemilih pemula yang akan memberikan suara untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2029 mendatang," pesannya kepada para siswa.
Rangkaian acara Puncak Demokrasi ini berlangsung dinamis, edukatif, dan tertib. Sebelum prosesi pemungutan suara (pencoblosan) oleh seluruh warga sekolah dimulai, kegiatan terlebih dahulu diisi dengan pemaparan program kerja melalui penyampaian visi dan misi. Suasana juga semakin hidup saat acara dilanjutkan dengan sesi debat antar pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS yang saling adu gagasan untuk kemajuan sekolah.(tr)