Berita Terkini

Lebih Dekat dengan Masyarakat, KPU Purbalingga Paparkan Program Kerja di Ruang Kolaborasi Radio Gema Soedirman

PURBALINGGA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga terus memperkuat sinergi dengan lembaga penyiaran publik lokal guna memperluas literasi kepemiluan. Melalui siaran langsung di kanal YouTube dan frekuensi 96.3 FM LPPL Radio Gema Soedirman, KPU Purbalingga hadir mengisi program bincang interaktif Ruang Kolaborasi Episode 8, Selasa (8/9/2026).

Mengusung tema "Pengenalan Lebih Dekat KPU Purbalingga, Program, Kegiatan, dan Manfaatnya bagi Masyarakat", siaran berdurasi satu jam tersebut dipandu oleh penyiar Martini Rahayu, S.E., dengan menghadirkan Ketua Divisi Sosdiklihparmas dan SDM KPU Kabupaten Purbalingga, Widyo Wibowo, S.Sos., sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Widyo Wibowo menegaskan bahwa peran KPU tidak terbatas pada momentum menjelang hari pemungutan suara saja, melainkan mencakup kerja berkesinambungan seperti pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan edukasi demokrasi kepada publik.

"KPU hadir tidak hanya saat hari pemungutan suara tiba. Ada proses panjang, mulai dari pemutakhiran data pemilih, sosialisasi regulasi, hingga pendidikan pemilih yang terus berjalan. Melalui ruang siar dan media multi-platform seperti Radio Gema Soedirman ini, kami ingin memastikan masyarakat benar-benar memahami hak konstitusional mereka," ujar Widyo.

Widyo juga menyoroti pentingnya peran pemilih pemula dan generasi muda di Purbalingga dalam menjaga keberlangsungan demokrasi. Menurutnya, pemanfaatan platform digital seperti siaran langsung YouTube dan media sosial menjadi langkah strategis untuk merangkul generasi muda agar lebih melek politik.

"Partisipasi masyarakat bukan semata-mata diukur dari datang ke TPS, melainkan bagaimana warga ikut mengawasi, memastikan namanya terdaftar dalam daftar pemilih, serta kritis terhadap program-program yang ditawarkan calon pemimpin," tuturnya.

Menanggapi pertanyaan pemandu acara terkait manfaat nyata kinerja KPU bagi warga lokal, Widyo menjelaskan bahwa transparansi data dan pelayanan administrasi hak pilih yang prima merupakan kunci utama terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Selain itu, kerja sama siaran ini diposisikan sebagai kanal klarifikasi cepat guna menangkal peredaran berita bohong (hoaks) maupun disinformasi kepemiluan yang kerap beredar di ruang digital, sehingga iklim demokrasi di Kabupaten Purbalingga tetap kondusif, sehat, dan damai.(tr)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 99 kali
🔊 Putar Suara