Sosialisasi

Sosialisasi KPU di Desa Krangean: Bangun Kesadaran Politik Sejak Dini

Purbalingga – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, pada Kamis (27/11). Kegiatan ini bertujuan menyegarkan kembali pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kehidupan politik dan demokrasi, sekaligus mengajak warga menjadi pemilih yang cerdas serta menolak praktik politik uang. Mewakili Pemerintah Desa Krangean, Uji Priyatno menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi peserta karena dapat menambah wawasan mengenai kepemiluan dan politik. “Pelaksanaan sosialisasi oleh KPU seperti ini pasti membuat peserta penasaran dengan apa yang akan disampaikan, mengingat Pemilu masih akan dilaksanakan jauh-jauh hari. Oleh karena itu akan lebih baik kita menyimak dengan seksama kegiatan ini,” ujarnya. Anggota KPU Kabupaten Purbalingga, Catur Sigit Prastyo, dalam sambutannya menekankan bahwa pendidikan pemilih bukan hanya menjadi tanggung jawab KPU, tetapi juga tugas partai politik, tokoh masyarakat, dan seluruh warga. Ia mengingatkan bahwa politik sesungguhnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. “Kita punya anak sekolah, kurikulum dan kebijakan pendidikan itu semua produk politik. Saat kita sakit, bagaimana penanganan puskesmas dan lain sebagainya itu juga produk politik. Itu sebabnya kita tidak bisa lepas apalagi tidak peduli dengan politik,” jelasnya. Dalam sesi materi, narasumber Imam Yulianto memaparkan tema Suara Demokrasi. Ia menjelaskan terminologi demokrasi, ciri-ciri negara demokratis, hingga pengalaman penyelenggaraan Pemilu di Indonesia.  Dengan mengajak peserta berdialog, Imam menyampaikan pesan tentang pentingnya peran pemilih dalam menjaga kualitas demokrasi serta bagaimana masyarakat seharusnya bersikap saat Pemilu berlangsung. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi ruang diskusi yang positif bagi masyarakat desa, sehingga dapat membantu membangun iklim demokrasi yang lebih sehat dan berintegritas di masa mendatang.

Mengenal Pemilih Pemula secara Administrasi

Purbalingga – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga mengadakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula, dengan Madrasah Aliyah Negeri Purbalingga pada Rabu, 26 November 2025 bertempat di Masjid Madrasah Aliyah Negeri Purbalingga. Kegiatan ini diikuti oleh Siswa Kelas X SMK Madrasah Aliyah Negeri Purbalingga. Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Wakil Kepala Sekolah Bagian Humas, Ahmad Saghi, M.Pd.I. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purbalingga merupakan kegiatan yang baik untuk generasi bangsa. pemahaman tentang pemilih pemula memang harus disampaikan sejak dini, agar pemilih pemula tahu kapan mereka bisa memulai sebagai pemilih dan memiliki suara untuk menentukan masa depan bangsa. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua KPU Kabupaten Purbalingga, Zamaahsari, S.I.P.,M.I.P. Disampaikan bahwa Pemilu yang dilaksanakan di Indonesia memiliki asas LUBER JURDIL yaitu Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil. Dijelaskan secara detail asas-asas kepemiluan kepada peserta sosialisasi. Kegiatan dilanjutkan oleh Penyampaian Materi oleh Kepala Bidang Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Dinpendukcapil Kabupaten Purbalingga, Aminarti. S.Sos beliau menyampaikan pemilih pemula haruslah mengenal dirinya sendiri secara administrasi, yaitu setiap orang yang telah berusia 17 tahun wajib memiliki Kartu Tanda Kependudukan. Dimana syarat untuk menjadi pemilih pemula salah satunya juga telah berusia 17 tahun. Oleh karenanya diingatkan oleh Narasumber bahwa siswa/siswi Madrasah Aliyah Negeri Purbalingga untuk melakukan pembuatan Kartu Identitas Kependudukan jika nanti telah berusia 17 tahun dan tidak dipungut biaya sedikitpun.(vn)

Sosialisasi KPU Kabupaten Purbalingga di Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol

Purbalingga – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga mengadakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih dengan Masyarakat Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol pada Selasa, 25 November 2025 bertempat di Aula Balaidesa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol.  Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Kepala Desa Baleraksa Aziz Arifin. Beliau menyampaikan terima kasih kepada KPU Kabupaten Purbalingga atas pelaksanaan sosialisasi ini bagi warganya, kegiatan ini sangat baik untuk memberikan pemahaman lebih terkait kepemiluan dan menjadi kunci untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu dan Pilkada mendatang. Diakhir sambutannya, berpesan kepada peserta kegiatan agar pemilihan pemilu dan pilkada terjadi secara aman dan nyaman sehingga masyarakat merasa bergembira dengan adanya pemilihan. Kegiatan dilanjutkan oleh Penyampaian Materi oleh Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purbalingga, Dr. Imam Nurhakim,M.Pd.I. beliau menyampaikan Pemilu Nasional terdiri pemilihan Presiden DPR RI, DPRD dilaksakan tahun 2029. Sehingga masyarakat bisa mengetahui lebih awal tentang Pemilu dengan adanya Sosialisasi saat ini.  “Sistem demokrasi terus menjadi pondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan modern, termasuk di Indonesia. Prinsip “dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat” kembali ditegaskan sebagai roh Demokrasi yang mengutamakan partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan dan kebijakan negara”. tambahnya Konsep tersebut menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Artinya, seluruh proses Pemerintahan, mulai dari pembentukan aturan, Pemilihan Pemimpin, hingga evaluasi kebijakan, tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat. (BTS)

Sosialisasi Pendidikan Pemilih Dengan Masyarakat Desa Karangbawang Kecamatan Rembang

Purbalingga-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan sasaran masyarakat Desa Karangbawang Kecamatan Rembang, Selasa, 25 November 2025 yang dilaksanakan di gedung olahraga desa Karangbawang. Ketua Divisi Sosdiklih Parhubmas dan SDM KPU Kabupaten Purbalingga, Widyo Wibowo, S.Sos menjelaskan KPU Kabupaten Purbalingga merasa perlu melaksanakan sosialisasi karena dari data Desa Karangbawang termasuk desa yang partisipasi masyarakatnya rendah. Dalam sosialisasi tersebut KPU menghadirkan Anggota Bawaslu Kabupaten Purbalingga Mukhammad Wakhiddin, M.Sos sebagai narasumber yang menyampaikan materi Partisipasi Masyarakat Dalam Pengawasan Pemilu. “pilihan terbaik adalah pilihan kita. Dalam strategi pengawasan, potensi pelanggaran dengan melakukan tindakan, langkah-langkah & upaya optimal mencegah secara dini terhadap potensi pelanggaran, dugaan pelanggaran dengan melakukan tindakan penanganan secara cepat & tepat terhadap temuan dan/ atau laporan dugaan pelanggaran Pemilu”. Ungkap wakhidin.  Selanjutnya dia menyampaikan materi obyek pengawasan partisipatif, tujuan pengawasan partisipatif serta peran pengawas dan dilanjutkan dengan diskusi serta tanya jawab. Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh seluruh perangkat dan sebagian masyarakat desa karangbawang, diharapkan dengan adanya sosialisasi tersebut partisipasi masyarakat terhadap pemilu yang akan meningkat.

Pentingnya Sosialisasi demi Tingkatkan partisipasi masyarakat.

Purbalingga – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purbalingga (KPU) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih dengan Masyarakat Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang pada Senin 24 November 2025 dan bertempat di aula balai desa Sidareja, Kegiatan ini mengundang narasumber dari Ketua KAHMI Kabupaten Purbalingga, Triadi Saputra serta dihadir oleh  Anggota KPU Kabupaten Purbalingga, Widyo Wibowo, S.Sos. Kepala Desa Sidareja dan warga Desa Sidareja.  Dalam sambutannya Kepala Desa Sidareja, Suminto menyampaikan terima kasih kepada KPU Kab. Purbalingga atas pelaksanaan sosialisasi ini bagi warganya, kegiatan ini sangat baik untuk memberikan pemahaman lebih terkait kepemiluan dan menjadi kunci untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu dan Pilkada mendatang. Diakhir sambutannya, berpesan kepada peserta kegiatan agar mengikuti sosialisasi dengan baik sehingga pesan yang disampaikan oleh narasumber nantinya berguna waktu saat pemilihan mendatang, dan diharapkan bisa disebar luaskan warga yang lain. Anggota KPU Kab. Purbalingga, Widyo Wibowo memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Ia turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran warga Desa Sidareja. Pemilu dan Pilkada pada tahun 2024 lalu sebagai gambaran untuk meyambut Pemilu dan Pilkada yang akan datang, jika di Desa Sidareja yang memiliki partisipasi kurang lebih 70% sampai 75%, diharapkan dengan adanya sosialisasi saat ini bisa meningkat pada Pemilu dan Pilkada yang akan datang.  Penyampaian materi inti dibawakan oleh Triadi Saputra., Ketua KAHMI Kabupaten Purbalingga. Materi yang disampaikan mencakup dasar pemilu, Nilai-nilai Demokrasi; Hak dan Kewajiban pemilih, hak untuk memilih dan hak untuk dipilih dalam Pemilu dan Pilkada.  “Salah satu yang terpenting dalam memilih calon pemimpin atau kepala daerah adalah bagaimana kita bisa mengenali calon dengan baik, dengan cara 3M, Melihat, Menilai dan Memilih”, tegasnya. Tidak lupa narasumber juga mengingatkan masyarakan untuk menghindari money politik, bahaya politik uang bisa merusak demokrasi dan masa depan masnyarakat hingga menciptakan pemimpin yang tidak bertanggung jawab. Adi menjelaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan partisipatif akan meningkatkan kualitas demokrasi, memastikan hak politik seluruh warga masyarakat terlindungi, dan mendorong tingginya partisipasi semua elemen. Pada akhir penyampaian materi sosialisasi, Adi menyimpulkan bahwa pendidkan pemilih membangun pemilu berkualitas dan menghadirkan pemilih cerdas.

KPU Kabupaten Purbalingga Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula di SMK YPT 2 Purbalingga

Purbalingga – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula, kali ini bersama para siswa-siswi SMK YPT 2 Purbalingga. Pada Senin, 24 November 2025. Kegiatan berlangsung di Bengkel SMK YPT 2 Purbalingga, , dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Acara diawali dengan sambutan oleh Kepala SMK YPT 2 Purbalingga, Besar Sudarsono, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengajak para siswa memanfaatkan kesempatan ini untuk bertanya langsung kepada KPU. “Mumpung ada dari KPU, silakan yang mau bertanya, siapkan saja pertanyaannya. Saya harap apa yang nanti disampaikan oleh narasumber bisa ditangkap dan dicerna oleh anak-anak kami sehingga mereka lebih paham apa tujuan adanya pemilihan umum. Ketika ada pemilu, anak-anak kami tidak asal memilih, tetapi benar-benar tahu maknanya,” ungkapnya. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Purbalingga, Sudarmadi, S.IP. Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah dan menegaskan pentingnya pendidikan politik bagi pemilih pemula. “Tujuan kami memberikan sosialisasi ini adalah mengenalkan pemilu secara umum. Setelah pilkada, memang tidak ada tahapan yang sedang berjalan, namun program sosialisasi tetap kami laksanakan di 26 sekolah dan desa. Pemilih pemula memiliki peran strategis dalam masa depan demokrasi,” jelasnya. Kegiatan dilanjutkan oleh narasumber Eko Setiawan, S.T yang memberikan materi komprehensif mengenai pemilu dan pentingnya peran generasi muda. Materi pertama menekankan pentingnya keikutsertaan pemilih pemula dalam proses pemilu. Peserta mendapat pemahaman tentang konsep dasar demokrasi dan kedaulatan rakyat, termasuk bagaimana rakyat menjadi penentu arah bangsa melalui pilihan politiknya. Selanjutnya, peserta diberikan literasi politik, bertujuan agar pemilih pemula mampu menganalisis informasi politik secara kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks atau informasi yang menyesatkan. Pada bagian akhir, narasumber memberikan pesan motivasi agar para siswa terus belajar, percaya diri, dan mempersiapkan diri menjadi pemilih yang cerdas dan berintegritas. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para siswa diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan langsung terkait pemilu dan peran pemilih pemula.(Tr)

🔊 Putar Suara