Sosialisasi

Tingkat Partisipasi Rendah, KPU Adakan Sosialisasi Pasca Pilkada di Desa Langgar

PURBALINGGA -- Dalam upaya meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat, KPU Kabupaten Purbalingga melaksanakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih di Desa Langgar Kecamatan Kejobong yang merupakan desa/kelurahan dengan tingkat partisipasi masyarakat terendah di Kabupaten Purbalingga pada Rabu (7/4). Acara yang digelar di Balai Desa Langgar tersebut diisi oleh Komisioner KPU Kabupaten Purbalingga Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Andri Supriyatno serta dihadiri oleh Dr. Indaru Setyo Nurprojo, S.IP., M.A. selaku Dosen Fisip Unsoed sebagai pembicara. Sedangkan undangan adalah perangkat desa dan tokoh masyarakat di Desa Langgar tersebut. Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Desa Langgar ini fokus mengangkat tema tingkat partisipasi masyarakat Desa Langgar Kecamatan Kejobong, yang mana diketahui bahwa tingkat partisipasi masyarakat Desa Langgar dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2020 adalah 57,20% dengan jumlah pemilih dalam DPT sebesar 5.054 dan pemilih yang menggunakan hak pilihnya sebesar 2.892 pemilih, baik pemilih Laki-laki maupun Perempuan. Indaru dalam pemaparannya menjelaskan tentang pentingnya Pemilihan, baik itu Legislatif, Presiden maupun Kepala Daerah. Pemilihan bukan hanya sekedar memilih pemimpin, namun juga turut serta membangun daerahnya atau bahkan desanya, sehingga hak pilih pemilih walaupun di desa/dusun jangan sampai sia-sia. Biasanya karena kekecewaan terhadap pemimpin dan harapan palsu yang akhirnya membuat warga tidak menggunakan hak pilihnya. Seharusnya ini tidak bisa dijadikan senjata untuk tidak memilih, karena bagaimanapun, pemimpin yang terpilih akan turut menentukan nasib semua masyarakat. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang diantaranya terdapat warga yang mengklarifikasi bahwa tingkat partisipasi rendah karena kurang lebih 25% warga Desa Langgar adalah masyarakat perantauan. KPU Kabupaten Purbalingga akan terus melaksanakan sosialisasi meskipun tidak dalam tahapan Pemilihan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19, dengan menerapkan 3M (Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak) dan di setiap kegiatan akan diwajibkan untuk dicek suhu terlebih dahulu dan dengan pembatasan jumlah peserta. KPU Kabupaten Purbalingga berharap mereka yang hadir dalam sosialisasi kali ini dapat menyebarluaskan informasi yang didapatkan kepada lingkungan terdekatnya. “Apa yang disampaikan oleh masyarakat Desa Langgar akan menjadi catatan bagi kami, oleh karenanya kami ucapkan banyak terima kasih atas partisipasinya,” tutup Andri Supriyatno.  

Sosialisasi Bersama Badan Kerjasama Antar Gereja Kecamatan Kemangkon

KPU Kabupaten Purbalingga melaksanakan sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga 2020 pada hari Senin tanggal 30 November 2020 di Rumah Makan Cafe Latar Umah Kecamatan Kemangkon bersama dengan Badan Kerjasama Antar Gereja. Kegiatan ini dihadiri oleh 38 jemaat gereja. Materi yang disampaikan antara lain mengenai waktu pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2020, pengenalan kedua pasangan calon, penyampaian protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian covid-19 ketika hari pemungutan suara, penjelasan hal-hal baru yang ada di TPS selama masa pandemi covid-19, dan juga ajakan untuk ikut berpartisipasi dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2020 dengan cara menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS pada tanggal 9 Desember 2020.

Sosialisasi Pilbup Purbalingga Tahun 2020 di Lereng Gunung Slamet

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga terus memperkuat sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2020 guna meningkatkan angka partisipasi pemilih. Sosialisasi terus diperkuat, dalam pekan ini KPU Purbalingga telah melakukan sejumlah sosialisasi termasuk sosialisasi bagi masyarakat di lereng Gunung Slamet, tepatnya di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja. Sosialisasi tatap muka dilakukan di wilayah yang kurang terjangkau oleh jaringan internet, salah satu sasaran kami adalah para petani sayur karena kebanyakan dari mereka kurang menguasai media sosial. Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19, semua yang hadir wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, jumlah peserta juga sangat dibatasi. Harapannya mereka yang hadir dalam sosialisasi nantinya akan menyebarluaskan informasi yang didapatkan kepada lingkungan terdekatnya. KPU Kabupaten Purbalingga menargetkan tingkat partisipasi pilkada serentak tahun ini dapat mencapai 77,5 persen lebih. Untuk mencapai target tersebut maka KPU terus mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif menyukseskan pelaksanaan pilkada di wilayah itu termasuk juga para pemilih pemula. Sementara itu ada dua pasangan calon dalam Pilkada Serentak 2020 di Purbalingga yakni pasangan Dyah Hayuning Pratiwi dan Sudono yang diusung PDIP, Golkar, PAN dan PKS. Kemudian pasangan Mohamad Sulhan Fauzi dan Zaini Makarim Supriatno yang di usung oleh PKB, Gerindra, Nasdem dan Demokrat.

Giliran Petani, di Sosialisasi oleh KPU Purbalingga

KPU Purbalingga lakukan sosialisasi pada petani, pada hari Jumaat, tgl. 23 Oktober di Desa Pengalusan, Kecamatan Mrebet. Segmen petani merupakan salah satu segmen yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam sosialisasi pemilihan Bupati dan wakil Bupati Purbalingga, karena kebanyakan mereka belum menguasai media sosial. Selama masa pandemi covid-19, KPU Purbalingga melakukan sosialisasi secara intens di media sosial. Hal ini bertujuan untuk mencegah mata rantai penularan covid-19. Hari ini kami lakukan sosialisasi kepada kelompok wanita tani "Karya Tani" Desa Pengalusan, dukuh Katel Klawu Kecamatan Mrebet, yang juga pemenang kelompok tani sayur tingkat nasional tahun 2020. Kami sosialisasikan tentang siapa saja paslon Bupati dan wakilnya, pengusung, dan cara mencoblos, kepada mereka. Atusiasme tampak dari raut wajah petani dalam mengikuti sosialisasi, dan mereka mengaku semakin paham bahwa pemilihan Bupati dan Wakil Bupati akan di laksanakan 9 Desember 2020. Sosialisasi kali ini di laksanakan di kebun sayur milik kelompok tani "Karya Tani" dengan melakukan protokol kesehatan, yaitu dengan pake masker, dan jaga jarak. Harapan kami, bahwa mereka bisa menjadi agen sosialisasi kepada warga sekitar, sehingga partisipasi masyarakat utk datang ke TPS pada 9 Desember 2020, bisa tercapai targetnya.

Sosialisasi Pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2020

Purbalingga – Senin (10/8), KPU Purbalingga melaksanakan Sosialisasi Pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2020 di Aula KPU Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini diikuti oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Polres Purbalingga, Kejaksaan Negeri Purbalingga, Kesbangpol Kabupaten Purbalingga, dan perwakilan partai politik se-Kabupaten Purbalingga. Anggota KPU Purbalingga Divisi Teknis Penyelenggara, Zamaahsari A. Ramzah, menyampaikan materi sosialisasi mengenai tahapan pencalonan, syarat calon dan pencalonan, pendaftaran calon, perpanjangan pendaftaran, penyerahan putusan pemberhentian, serta penggantian calon. Beliau menyampaikan bahwa pencalonan merupakan hal yang krusial dalam tahapan Pilkada. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah perbedaan syarat calon dan pencalonan, dimana syarat calon merupakan syarat yang harus dipenuhi oleh Paslon, sedangkan syarat pencalonan terkait dengan rekomendasi parpol pengusung dan pendukung dari pasangan calon. Disampaikan pula bahwa pengumuman pendaftaran Paslon dilaksanakan pada 28 Agustus - 3 September 2020. Selanjutnya pendaftaran Paslon dilaksanakan pada 4 - 6 September 2020. Dalam masa pandemi ini, KPU purbalingga menegaskan bahwa pendaftaran Paslon Bupati dan Wakil Bupati ke KPU hanya dihadiri oleh ketua dan sekretaris parpol atau gabungan parpol yang mengusung paslon tersebut, dengan tidak membawa massa pendukung. Hal ini tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pilkada Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Non Alam Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Sosialisasi Keliling Pemilihan Bupati danWakil Bupati Purbalingga Tahun 2020

Purbalingga – Kamis (6/8), KPU Purbalingga melakukan sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2020 menggunakan mobil keliling. kegiatan sosialisasi keliling ini dilakukan di Kecamatan Kaligondang, Pengadegan, Rembang, dan Karangmoncol. Anggota KPU Purbalingga Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Andri Supriyanto, menjelaskan bahwa selama tahapan Pilkada 2020 ini, KPU Purbalingga akan melakukan 25 kegiatan sosialisasi keliling dengan menggunakan mobil. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan massa. Di masa pandemi ini, KPU Purbalingga menghadapi tantangan yang besar dalam melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Hal ini membuat KPU Purbalingga harus mencari alternatif lain agar kegiatan dapat tetap berjalan. Salah satunya adalah dengan cara sosialisasi keliling menggunakan mobil, karena sosialisasi dengan cara tatap muka belum memungkinkan dilakukan pada masa pandemi ini. Sosialisasi dilakukan menggunakan mobil yang dilengkapi dengan pengeras suara, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19. Harapannya, Pilkada Purbalingga 2020 ini dapat berjalan lancar dan mencapai target tingkat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya saat hari pemilihan.

🔊 Putar Suara