Sosialisasi

Membangun Generasi Pemilih Berintegritas, KPU Gelar Sosialisasi di SMKN 1 Kemangkon

Purbalingga – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula di GOR Indoor SMK Negeri 1 Kemangkon, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 256 siswa kelas X dan XI sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman serta kesiapan generasi muda dalam menghadapi proses demokrasi dan kepemiluan. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Anteng Muntiroh, S.Pd., selaku Humas SMK Negeri 1 Kemangkon. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada KPU Kabupaten Purbalingga yang telah memilih SMK Negeri 1 Kemangkon sebagai salah satu sekolah yang mendapatkan edukasi mengenai kepemiluan. "Kami mengucapkan terima kasih kepada KPU Kabupaten Purbalingga yang telah memberikan kesempatan kepada siswa-siswi SMK Negeri 1 Kemangkon untuk memperoleh wawasan dan pendidikan tentang pemilu. Semoga para siswa sebagai pemilih pemula nantinya siap ketika memiliki hak pilih maupun ketika berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi. Kami juga mempersilakan para siswa untuk aktif bertanya karena narasumber yang hadir merupakan pakar yang membidangi kepemiluan," ungkapnya. Materi sosialisasi disampaikan oleh Zamaahsari, S.IP., M.IP., selaku Ketua KPU Kabupaten Purbalingga. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai aspek penting terkait kepemiluan, mulai dari pengertian pemilu sebagai sarana kedaulatan rakyat, dasar hukum pemilu dan pemilihan, asas-asas pemilu yang meliputi langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL), hingga tujuan pemilu dalam mewujudkan pergantian kepemimpinan yang demokratis dan konstitusional. Selain itu, Zamaahsari juga menjelaskan mengenai tugas dan peran penyelenggara pemilu yang terdiri dari KPU, Bawaslu, dan DKPP, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu. Kepada para siswa yang mayoritas merupakan bagian dari Generasi Z, beliau menekankan pentingnya menjadi pemilih cerdas dengan mencari informasi dari sumber yang kredibel, memahami visi dan misi kandidat, mengkaji rekam jejak calon pemimpin, serta menentukan pilihan berdasarkan nurani tanpa pengaruh tekanan maupun kepentingan tertentu. Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai tantangan dalam pemilu, seperti hoaks dan disinformasi, politik uang, kampanye hitam, serta sikap apatis terhadap politik. Para siswa diajak untuk lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang beredar di media sosial, dengan selalu melakukan verifikasi melalui sumber resmi dan situs pemeriksa fakta. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa SMK Negeri 1 Kemangkon dapat menjadi pemilih pemula yang cerdas, kritis, bertanggung jawab, serta mampu berpartisipasi aktif dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. Kegiatan berlangsung dengan antusias, ditandai dengan sesi tanya jawab yang interaktif antara peserta dan narasumber, serta diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjadi generasi muda yang sadar akan hak dan kewajiban dalam kehidupan demokrasi(Tr).

Mengenal Pemilu Lebih Dekat, KPU Kabupaten Purbalingga Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula di SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga

Purbalingga – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purbalingga melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula di SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga pada hari Senin tanggal 15 Juni 2026. Sosialisasi ini menghadirkan siswa-siswi dari kelas X dan kelas XI di SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga. Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi tentang demokrasi dan kepemiluan. Materi sosialisasi disampaikan oleh Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Bapak Widyo Wibowo, S.Sos. Beliau menyampaikan beberapa hal mengenai pengertian demokrasi, ciri negara demokrasi, asas pemilu, tujuan pemilu, syarat menjadi pemilih dan sebagainya.  Bapak Widyo Wibowo juga menjelaskan bahwa pemilih pemula memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa. Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai proses demokrasi perlu ditanamkan sejak dini agar para siswa dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak ketika telah memenuhi syarat sebagai pemilih. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan para siswa tampak aktif mengajukan serta menjawab berbagai pertanyaan terkait demokrasi dan kepemiluan. Melalui kegiatan ini, diharapkan pemilih pemula tidak hanya memahami pentingnya menggunakan hak pilih, tetapi juga mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas dalam setiap proses demokrasi.

KPU Purbalingga Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Pemula di SMK Widya Manggala Purbalingga

Purbalingga, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih bagi pemilih pemula di SMK Widya Manggala Purbalingga pada Senin (8/06). Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa siswi tentang kepemiluan sekaligus membentuk karakter pemilih muda yang cerdas dan bertanggung jawab. Acara diisi materi oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Widyo Wibowo, S.Sos. Disampaikan poin penting dimana sebagai pemilih pemula wajib mengetahui beberapa hal sebelum menentukan pilihannya diantaranya beberapa asas pemilu yang wajib diketahui yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (LUBERJURDIL), lalu bagaimana cara menentukan pilihan dengan bertanggung jawab diantaranya dengan melihat profil, latar belakang serta apa visi misinya dari calon yang akan dipilih. Penjelasan mengenai lembaga penyelenggara pemilu beserta tugas dan fungsinya. Berharap para siswa sebagai pemilih pemula tidak hanya memahami aspek kepemiluan, tetapi juga bersedia memperdalam pengetahuan politik dan bahkan kelak berkontribusi sebagai penyelenggara pemilu. Sosialisasi Pendidikan Pemilih saat ini bentuk komitmen KPU dalam memberikan edukasi politik sejak dini kepada generasi muda. Widyo menyampaiakan beberapa point terkait materi dasar kepemiluan termasuk pengertian demokrasi, pengertian pancasila, serta tujuan pendidikan politik bagi pemilih pemula dan pentingnya pemilu dalam demokrasi. Hal ini bertujuan agar pemilih pemula menjadi pemilih cerdas dalam menentukan pilihan pada pemilu mendatang dan dapat menanamkan pemahaman mendalam tentang hak dan kewajiban dalam sistem ketetanegaraan. Kegiatan pendidikan pemilih ini menjadi salah satu upaya KPU Purbalingga untuk terus mendorong hadirnya generasi pemilih baru yang berintegritas dan berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi.

KPU Purbalingga Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Pemula di SMK YPLP 1 Perwira Purbalingga

Purbalingga, 15 April 2026 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih bagi pemilih pemula di SMK YPLP 1 Perwira Purbalingga pada Rabu (15/04).  Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa siswi tentang kepemiluan sekaligus membentuk karakter pemilih muda yang cerdas dan bertanggung jawab. Acara diisi materi oleh Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Purbalingga, Sudarmadi, S.IP. Sosialisasi tersebut merupakan komitmen KPU dalam memberikan edukasi politik sejak dini kepada generasi muda. Beliau menyampaiakan beberapa point terkait materi dasar kepemiluan termasuk pengertian demokrasi, pengertian pancasila, serta tujuan pendidikan politik bagi pemilih pemula dan pentingnya pemilu dalam demokrasi. Hal ini bertujuan agar pemilih pemula menjadi pemilih cerdas dalam menentukan pilihan pada pemilu mendatang dan dapat menanamkan pemahaman mendalam tentang hak dan kewajiban dalam sistem ketetanegaraan. Sudarmadi memberikan penjelasan mengenai lembaga penyelenggara pemilu beserta tugas dan fungsinya. Berharap para siswa sebagai pemilih pemula tidak hanya memahami aspek kepemiluan, tetapi juga bersedia memperdalam pengetahuan politik dan bahkan kelak berkontribusi sebagai penyelenggara pemilu. Kegiatan pendidikan pemilih ini menjadi salah satu upaya KPU Purbalingga untuk terus mendorong hadirnya generasi pemilih baru yang berintegritas dan berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi.

Kenali macam kekerasan seksual KPU Purbalingga gelar kegiatan soosialisasi

Purbalingga- KPU Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan sosialisasi Pencegahan kekerasan seksual. Senin 29 Desember 2025, Pukul 10.00 WIB. Dilaksanakan secara luring / tatap muka di aula KPU Kabupaten Purbalingga.  Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Ketua KPU Purbalingga, Zamaahsari,S.I.P.,M.I.P Beliau menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan amanat dari PKPU No 1341 tahun 2024. Pada bulan-bulan sebelumnya kita sudah mengikuti beberapa seri sosialisasi pencegahan kekerasan seksual. Di standing banner juga sudah ada informasi bentuk-bentuk kekerasan seksual. Rata-rata tindakan kekerasan seksual terjadi di wilayah kantor antara atasan dan bawahan maupun horizontal antar rekan kerja. Nanti akan dijelaskan oleh narasumber kita pada hari ini. Kemudian Kedepan kita akan memasuki tahun baru, dengan tulus saya minta maaf atas segala kesalahan. Memasuki acara inti yakni pemaparan materi sosialisasi pencegahan kekerasan seksual di lingkungan KPU Kabupaten Purbalingga.  Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ibu Kurniasih Dwi P., M.Psi, beliau sebagai seorang psikolog, disampaikan bahwa Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. (Pasal 1 UU 36 tahun 2009) Sehat jiwa indikatornya:  1. Mampu menyadari potensi 2. Memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup dan normal dalam setiap situasi kehidupan 3. Mampu bekerja secara produktif, menghasilkan dan berkontribusi sosialisasi  disampaikan juga beberapa macam kekerasan pertama kekerasan fisik yaitu tindakan yang mengakibatkan perlukaan atau rasa sakit di anggota tubuh tertentu. kedua kekerasan psikis yaitu tindakan verbal maupun non verbal yang menyerang mental atau emosional ketiga kekerasan sosial dan ekonom dan  Kekerasan berbasis online. Acara dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab.(vn)

Fluktuatif Partisipasi Pemilih di Kabupaten Purbalingga, KPU Purbalingga gelar sosialisasi di Desa Penaruban

Purbalingga – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga mengadakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih pada Masyarakat Desa Penaruban Kecamatan Kaligondang pada Selasa, 16 Desember 2025 bertempat di Aula Balaidesa Penaruban.  Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Kepala Desa , Siti Syarifah, S.Pd Disampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purbalingga, sangatlah bermanfaat, karena walaupun penyelenggaraan Pemilihan Umum akan dilaksanakan pada tahun 2029, masyarakat sudah diberikan pemahaman tentang betapa pentingnya peran masyarakat dalam Pemilihan Umum.   Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Divisi Hukum Pengawasan KPU Purbalingga Dr. Imam Nurhakim,M.Pd.I. diceritakan oleh beliau bagaimana sejarah kepemiluan di Indonesia, dan perjalanan Pilkada di Kabupaten Purbalingga. Lalu disampaikan juga mengapa Pemilu itu penting, karena  Pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih wakil-wakil dan para pemimpinnya di lembaga legislatif dan lembaga eksekutif dengan secara voting. Perjalanan Partisipasi Pilkada sendiri di Kabupaten Purbalingga berjalan fluktuatif yaitu pada tahun 2005, partisipasi pemilih sebesar 69 %, selanjutnya mengalami penurunan pada tahun 2010 yaitu sebesar 3 %, sehingga menjadi 66%. Pada tahun 2015 kembali lagi partisipasi pemilih menurun sehingga menjadi 60.06%, pada saat Pilkada 2020 yaitu masa pandemic partisipasi mengalami kenaikan yang cukup banyak sehingga menjadi 73.26%, dan pada saat Pilkada kemarin pada tahun 2024 Partisipasi Pemilih mengalami kenaikan sehingga menjadi 74.58%. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purbalingga, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat kabupaten purbalingga yang telah menggunakan hak suaranya dalam Pemilu maupun Pilkada pada tahun 2024. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, dalam sesi ini banyak peserta yang bertanya, sehingga kegiatan sosialisasi ini berjalan sangat interaktif. (vn)

Populer

Belum ada data.

🔊 Putar Suara