Berita Terkini

KPU Kabupaten Purbalingga Bahas Proyeksi Anggaran Pilkada 2029

Purbalingga, 19 Februari 2026 – KPU Kabupaten Purbalingga menggelar rapat koordinasi internal dalam rangka penyusunan proyeksi Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2029. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor KPU Kabupaten Purbalingga dan diikuti oleh jajaran komisioner, Sekretaris, serta unsur sekretariat sebagai bagian dari konsolidasi awal perencanaan anggaran. Rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan KPU Provinsi Jawa Tengah terkait pembentukan dana cadangan Pilkada 2029. Penyusunan proyeksi anggaran ini menjadi langkah strategis dan antisipatif guna memastikan kesiapan pendanaan sebelum tahapan resmi Pilkada dimulai. Selain itu, dokumen proyeksi ini nantinya akan menjadi bahan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga dalam rangka perencanaan dan skema saving atau pengalokasian dana cadangan Pilkada 2029 secara bertahap. Dalam pembahasan rapat, disepakati sejumlah asumsi dasar sebagai pijakan perhitungan awal, antara lain proyeksi jumlah pemilih sebanyak 873.230 pemilih, dengan kebutuhan sekitar 1.878 TPS, serta estimasi maksimal 7 pasangan calon. Asumsi tersebut disusun berdasarkan tren partisipasi pemilih, perkembangan jumlah penduduk, serta dinamika politik lokal pada pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Perhitungan proyeksi anggaran juga mempertimbangkan faktor eksternal seperti asumsi inflasi sebesar 5 persen per tahun hingga 2029, potensi kenaikan harga logistik, biaya distribusi, kebutuhan honorarium badan ad hoc, serta dukungan sarana dan prasarana penyelenggaraan. Hal ini dilakukan agar estimasi yang disusun lebih realistis, terukur, dan adaptif terhadap perkembangan kondisi ekonomi ke depan. Berdasarkan hasil pembahasan sementara, estimasi anggaran Pilkada 2029 diproyeksikan meningkat sebesar 74 % persen dibandingkan anggaran Pilkada 2024 sebesar : 55.779.012.995 Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah variabel, termasuk penyesuaian standar biaya, peningkatan kebutuhan layanan kepada pemilih, serta penguatan aspek transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan. Ke depan, pembahasan akan dilakukan secara bertahap dan lebih rinci pada setiap divisi, termasuk pemetaan kebutuhan per tahapan penyelenggaraan. Hasil penyusunan proyeksi ini selanjutnya akan disampaikan kepada KPU Provinsi Jawa Tengah untuk mendapatkan arahan dan sinkronisasi lebih lanjut sebelum dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah. Melalui langkah perencanaan yang matang dan terukur ini, KPU Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola anggaran Pilkada yang efektif, efisien, dan akuntabel, demi terselenggaranya Pilkada 2029 yang berkualitas, transparan, dan partisipatif.(tr)

KPU Kabupaten Pubalingga Sampaikan Laporan PPID ke Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah

Purbalingga - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga yang diwakili oleh Ketua Divisi Sosialisai Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Widyo Wibowo, S.Sos penyampaian laporan PPID Tahun 2025 di kantor Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah di Jl. Tri Lomba Juang No. 18, Semarang Selatan, Kota Semarang pada hari Senin 9 Februarai 2026, dan diterima oleh petugas Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah. Selain penyampaian laporan PPID Tahun 2025, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh KPU Provinsi Jawa Tengah diwakili oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Akmaliyah, dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yang diwakili oleh Ketua Divisi Sosialisai Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM serta Kasubbang SDM Parmas atau Operator PPID masing-masing Kab/Kota. KPU Provinsi Jawa Tengah diwakili oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Akmaliyah menyampaikan sejumlah poin terkait pelaksanaan layanan informasi publik di lingkungan KPU se-Jawa Tengah. Akmaliyah menjelaskan bahwa tren saat ini terdapat peningkatan permohonan informasi publik dengan karakteristik serupa seperti ijazah terjadi di beberapa KPU Kabupaten/Kota. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama untuk memperkuat kesiapan dan kualitas pelayanan informasi publik di seluruh satuan kerja. Lebih lanjut disampaikan bahwa meskipun hingga saat ini belum terdapat informasi terkait pelaksanaan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik pada tahun berjalan, KPU Kabupaten/Kota tetap diminta untuk menjaga dan tidak mengurangi kualitas layanan informasi publik kepada masyarakat. Selain itu, seluruh jajaran KPU diharapkan terus meningkatkan pemahaman terkait kategori informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan guna meminimalisir potensi sengketa informasi. Penyampaian Laporan PPID Tahun 2025 tersebut diterima oleh Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah, Indra Ashoka Mahendrayana, bersama Wakil Ketua Setiadi, serta Anggota Bidang Kelembagaan dan Monitoring Evaluasi, Ermy Sri Ardhyanti. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah menyampaikan apresiasi atas penyampaian Laporan PPID Tahun 2025 yang dilakukan secara serentak dan lebih awal oleh KPU se-Jawa Tengah

Ketua KPU Kabupaten Purbalingga Hadiri Tasyakuran HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI Kabupaten Purbalingga

Purbalingga – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga, Zamaahsari, S.IP., M.IP., menghadiri kegiatan tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purbalingga, yang diselenggarakan pada Senin (9/2/2026) di Kantor Sekretariat PWI Kabupaten Purbalingga. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetya Hani, Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan dukungan lintas lembaga terhadap peran strategis pers dalam kehidupan demokrasi. Dalam sambutannya, Ketua PWI Kabupaten Purbalingga Ryan Rahman menyampaikan bahwa peringatan HPN Tahun 2026 mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Tema tersebut menegaskan komitmen pers dalam menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Lebih lanjut disampaikan, PWI Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dengan mengedepankan prinsip “Mencerahkan, Bukan Meresahkan”, sekaligus menolak praktik-praktik yang mencederai profesi wartawan. Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetya Hani menyampaikan apresiasi kepada PWI sebagai organisasi profesi wartawan yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme. Ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait keberadaan wartawan profesional agar tidak terjadi penyalahgunaan profesi yang berpotensi menimbulkan keresahan. Melalui momentum peringatan Hari Pers Nasional dan HUT ke-80 PWI Kabupaten Purbalingga ini, KPU Kabupaten Purbalingga berharap sinergi dan kolaborasi dengan insan pers dapat terus terjalin secara konstruktif. Pers yang profesional dan berintegritas memiliki peran strategis dalam mendukung pendidikan politik masyarakat, meningkatkan literasi demokrasi, serta mendorong partisipasi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab. KPU Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi yang transparan dan akuntabel dengan media massa sebagai mitra strategis dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan, sejalan dengan semangat penguatan demokrasi di Jawa Tengah(Tr).

KPU Purbalingga Kembali Gelar Kelas Pemilu bagi Siswa/Siswi Magang

Purbalingga – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga kembali menyelenggarakan Kelas Pemilu bagi siswa/siswi magang pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Kantor KPU Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KPU dalam memberikan pendidikan pemilih dan penguatan pemahaman demokrasi bagi generasi muda. Materi Kelas Pemilu disampaikan langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Purbalingga, Zamaahsari, S.IP., M.IP. Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan antara narasumber dan peserta, dilanjutkan dengan pengenalan umum Komisioner mengenai tugas dan fungsi masing - masing divisi serta KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang independen. Dalam penyampaian materinya, Zamaahsari mengulas sejarah pemilihan umum di Indonesia, mulai dari Pemilu 1955 yang dikenal sebagai pemilu paling demokratis pada awal kemerdekaan, dinamika penyelenggaraan pemilu pada masa Orde Baru dengan sistem kepartaian yang terbatas, hingga era Reformasi yang ditandai dengan kembalinya sistem multipartai sejak Pemilu 1999. Selain pemaparan sejarah pemilu, peserta juga mendapatkan praktik langsung pengecekan Daftar Pemilih Tetap (DPT) secara online, sebagai bentuk pengenalan pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemilu modern. Sesi ini bertujuan agar peserta memahami pentingnya akurasi data pemilih serta peran aktif masyarakat dalam memastikan hak pilihnya terdaftar. Zamaahsari menekankan bahwa pemahaman sejarah dan proses pemilu sangat penting bagi generasi muda agar mampu melihat demokrasi sebagai proses yang terus berkembang dan membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga negara. Melalui Kelas Pemilu, diharapkan peserta magang tidak hanya memahami aspek teknis kepemiluan, tetapi juga nilai-nilai demokrasi, partisipasi, serta tanggung jawab sebagai pemilih cerdas. Kelas Pemilu ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran demokrasi di kalangan siswa/siswi magang serta mendorong mereka untuk menjadi agen pendidikan pemilih di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran praktis yang memperkaya pengalaman peserta selama menjalani program magang di KPU Kabupaten Purbalingga.(tr)

KPU Purbalingga Ikuti Pelantikan Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilihan Umum Tahun 2026

Purbalingga – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga mengikuti kegiatan Pelantikan, Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilihan Umum di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU, Sekretariat KPU Provinsi/KIP Aceh, serta Sekretariat KPU/KIP Kabupaten/Kota Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (22/1/2026). Pelantikan diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal KPU RI dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal KPU RI, Bernad Dermawan Sutrisno. Dari KPU Kabupaten Purbalingga, kegiatan disaksikan secara langsung di Aula KPU Kabupaten Purbalingga oleh Sekretaris KPU, Kepala Subbagian , serta jajaran staf sekretariat. Sebanyak 7 Aparatur Sipil Negara (ASN) KPU Kabupaten Purbalingga dan  resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya sebagai Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilihan Umum. adapun 1 ASN Sementara mengikuti Pelantikan di  KPU Kabupaten Waykanan jadi total 8 ASN KPU Kabupaten Purbalingga Resmi Dilantik sebagai Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilu.  Pelantikan ini bertujuan untuk mendorong optimalisasi kinerja, mewujudkan tata kelola yang akuntabel, serta memperkuat kelembagaan KPU. Kegiatan pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kelembagaan KPU dalam rangka meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pada jabatan fungsional Penata Kelola Pemilihan Umum di seluruh tingkatan. Seluruh rangkaian kegiatan pelantikan berlangsung dengan tertib, lancar, dan khidmat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Purbalingga mengikuti prosesi ini dengan penuh kesungguhan. Melalui pelantikan ini, diharapkan para Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilihan Umum yang dilantik mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab serta berkomitmen mendukung terselenggaranya tata kelola pemilu yang profesional, transparan, dan akuntabel. Partisipasi KPU Kabupaten Purbalingga dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen dalam mendukung penguatan kelembagaan serta peningkatan kualitas pelayanan kepemiluan, sejalan dengan prinsip KPU sebagai lembaga yang mandiri, profesional, dan berintegritas. Usai prosesi pelantikan, Sekretaris Jenderal KPU RI Bernad Dermawan Sutrisno bersama Ketua KPU RI Mohammad Afifuddin menyampaikan arahan kepada seluruh pejabat fungsional yang dilantik. Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Pelantikan, penyampaian ucapan selamat, serta sesi foto bersama.(tr)

Apel Pagi Awal Tahun 2026, KPU Purbalingga Jadi Momentum Penyemangat Kerja

Purbalingga — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purbalingga (KPU Purbalingga) melaksanakan Apel Pagi sebagai bentuk kedisiplinan serta sarana koordinasi dan evaluasi mingguan pada Senin (05/01/2026) yang bertempat di halaman Kantor KPU Kabupaten Purbalingga, Jl. Kalikajar KM 02, Kalikajar, Kec. Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran secretariat dan Siswa Magang di KPU Kabupaten Purbalingga  Apel pagi dipimpin oleh Kassubag Teknis dan Hukum KPU Kabupaten Purbalingga,Bambang Taruna Adi,S.H., yang bertindak sebagai Pembina Apel dan di dampingi Sekretaris KPU Kabupaten Purbalingga. Dalam arahannya, Bambang menyampaikan rasa syukur karena seluruh jajaran pada umumnya telah melaksanakan tugas dan kewajiban dengan baik, Ia juga menyinggung soal Jabatan Fungsional Umum yang baru dan menyampaikan selamat  Melalui Rotasi JFU ini, diharapkan setiap pegawai dapat menambah ilmu baru, menumbuhkan semangat kerja, tanggung jawab, serta dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik. Lebih lanjut, Bambang mengingatkan seluruh peserta apel untuk seluruh staf untuk dapat bekerja sama, membagi waktu dengan baik, dan tetap menjaga profesionalisme dalam pelaksanaan tugas walaupun sudah pindah namun masih dalam naungan 1 Kantor KPU Kabupaten Purbalingga     Melalui kegiatan apel pagi ini, diharapkan seluruh staf Sekretariat KPU Kabupaten Purbalingga dapat terus meningkatkan kedisiplinan, memperkuat sinergi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas sehari-hari, sehingga kinerja organisasi dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.(tr)  

🔊 Putar Suara