Berita Terkini

Mahasiswa KPI UIN Saizu Purwokerto Lakukan Observasi Kehumasan di KPU Kabupaten Purbalingga

Purbalingga, 9 Juni 2026 – KPU Kabupaten Purbalingga menerima kunjungan observasi dari mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Semester 4 Fakultas Dakwah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Public Relations (PR). Observasi dilakukan oleh 4 mahasiswa, yaitu Hafis Hasyim Abdilah, Muh. Alfi Nur Ramadhani, Muh. Faizal Himam, dan Muh. Amril Khakam. Kegiatan meliputi wawancara, pengamatan langsung, serta dokumentasi terkait pelaksanaan fungsi kehumasan di lingkungan KPU Kabupaten Purbalingga. Pada kesempatan tersebut, wawancara dilakukan bersama Komisioner KPU Kabupaten Purbalingga, Widyo Wibowo, S.Sos., selaku Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi  Hubungan Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia. Dalam pemaparannya, Widyo Wibowo menjelaskan bahwa peran kehumasan KPU tidak hanya menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka, akurat, dan mudah dipahami. "Strategi komunikasi yang dilakukan KPU harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk pemilih pemula. Oleh karena itu, kami memanfaatkan berbagai kanal komunikasi, baik tatap muka maupun media digital dan media sosial, agar informasi kepemiluan dapat diterima secara luas," jelasnya. Selain membahas strategi sosialisasi dan pendidikan pemilih, mahasiswa juga memperoleh penjelasan mengenai upaya KPU dalam menghadapi disinformasi dan hoaks yang berkaitan dengan kepemiluan. Menurut Widyo, KPU selalu mengedepankan penyampaian informasi yang cepat, tepat, dan berdasarkan data yang valid untuk mencegah berkembangnya informasi yang menyesatkan di masyarakat. Dalam sesi wawancara, turut dibahas mengenai hubungan KPU dengan media massa, keterbukaan informasi publik melalui layanan PPID, serta tantangan komunikasi yang dihadapi penyelenggara pemilu di era digital. KPU terus berupaya menjaga transparansi informasi sekaligus meningkatkan literasi kepemiluan masyarakat melalui berbagai program sosialisasi dan pendidikan pemilih. Kegiatan observasi berlangsung secara interaktif dengan diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa dan narasumber. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai praktik Public Relations di lembaga publik, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas KPU sebagai penyelenggara pemilu. KPU Kabupaten Purbalingga menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik dan lembaga publik dalam meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap komunikasi publik, demokrasi, serta kepemiluan(Tr)

KPU Kabupaten Purbalingga laksanakan Upacara Bendera dalam rangka Hari Lahir Pancasila

Purbalingga – Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila, sehingga setiap tanggal 1 Juni segenap komponen bangsa dan masyarakat Indonesia berkomitmen untuk memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai bentuk Pancasila dalam tindakan dan pengarusutamaan Pancasila dalam seluruh bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. KPU Kabupaten Purbalingga melaksanakan upacara bendera dalam rangaka memperingati Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan di halaman kantor KPU yang diikuti oleh Sekretariat KPU serta Anggota KPU pada Senin, 1 Juni 2026. Ketua KPU Kabupaten Purbalingga Zamaahsari, S.IP., M.IP sebagai inspektur upacara.  Dalam pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dibacakan oleh Ketua KPU Kabupaten Purbalingga Zamaahsari, S.IP., M.IP, Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia. Tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sebuah pernyataan tegas bahwa nilainilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi. Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen  bangsa,  terutama  generasi  muda  sebagai  penjaga  masa  depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Dalam pidatonnya Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia berpesan, Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai.

Ketua KPU Kabupaten Purbalingga Menjadi Narasumber Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula

Purbalingga – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga, Zamaahsari, S.I.P., M.I.P., menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula Kabupaten Purbalingga yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purbalingga, pada Senin, 25 Mei 2026 bertempat di Pendopo Dipokusumo Kabupaten Purbalingga. Kegiatan yang bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini mengusung tema “Tunas Bangsa Sadar Politik, Bangkit Memilih dan Menjaga Kedaulatan Negara.” Sosialisasi ini bertujuan memberikan pembekalan kepada generasi muda agar memiliki pemahaman politik yang baik, serta mampu berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi secara cerdas dan bertanggung jawab. Sebanyak 900 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 150 peserta secara luring dan 750 peserta secara daring dari berbagai sekolah di Kabupaten Purbalingga. Peserta luring berasal dari sejumlah sekolah, di antaranya SMA Negeri 1 Purbalingga, SMK Negeri 1 Purbalingga, MAN Purbalingga, SMK YPT 2 Purbalingga, SMK Widya Manggala, SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga, SMK Negeri 1 Bojongsari, sementara peserta lainnya mengikuti secara daring. Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Purbalingga menyampaikan materi mengenai Pemilu dan Pentingnya Pemilu bagi generasi muda. KPU menekankan bahwa pemilih pemula memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas demokrasi di masa depan. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga mampu menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan demokrasi yang sehat. Melalui pemahaman politik yang baik, pemilih pemula diharapkan dapat menentukan pilihan secara mandiri, bijak, dan berdasarkan pertimbangan yang matang. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Misrad, S.E., yang menyampaikan pentingnya pengawasan partisipatif masyarakat dalam mencegah praktik politik uang. Dalam paparannya, disampaikan komitmen pengawasan melalui slogan “Berani Tolak, Berani Awasi, dan Berani Laporkan.” Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Purbalingga, Drs. Much Umar Faozi, M.Kes., turut memberikan penguatan mengenai pentingnya membangun kesadaran politik di kalangan generasi muda agar mampu menjadi warga negara yang aktif, produktif, dan memiliki semangat kebangsaan. Melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Bakesbangpol Kabupaten Purbalingga ini, KPU Kabupaten Purbalingga mendukung penuh upaya pendidikan politik bagi pemilih pemula sebagai langkah membangun demokrasi yang bersih, jujur, adil, dan inklusif. KPU Kabupaten Purbalingga berharap para pelajar sebagai generasi penerus bangsa dapat tumbuh menjadi smart voter, menolak praktik politik uang, aktif mencari informasi terkait calon pemimpin, serta menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab demi menjaga kedaulatan negara dan kualitas demokrasi Indonesia.(tr)

KPU Purbalingga Koordinasi dengan SLB Negeri Purbalingga Jelang Sosialisasi Pendidikan Pemilih bagi Siswa Berkebutuhan Khusus

Purbalingga, 21 Mei 2026 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga melaksanakan koordinasi dengan SLB Negeri Purbalingga dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih bagi siswa berkebutuhan khusus, Kamis (21/5). Kegiatan koordinasi yang berlangsung di SLB Negeri Purbalingga ini diterima langsung oleh Wakil Humas Humas SLB Negeri Purbalingga, Ibu Retno Indrawati. Sementara dari pihak KPU Kabupaten Purbalingga, hadir mewakili jajaran KPU yakni Widyo Wibowo, S.Sos bersama Kasubag Parhupmas dan SDM dan Staf. Koordinasi ini bertujuan untuk menyusun rencana pelaksanaan sosialisasi yang nantinya akan diberikan kepada para siswa SLB, khususnya terkait pendidikan pemilih, tata cara penggunaan hak pilih, serta pemahaman mengenai aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dalam pelaksanaan pemilu. Dalam diskusi tersebut, pihak SLB Negeri Purbalingga menyambut baik rencana kegiatan sosialisasi ini. Mengingat para siswa berkebutuhan khusus juga memiliki hak yang sama dalam proses demokrasi, maka pemahaman mengenai tata cara memilih, penggunaan bilik suara, serta pengenalan alat bantu seperti template Braille bagi pemilih tunanetra menjadi bagian penting yang perlu dikenalkan sejak dini. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Purbalingga berharap sosialisasi yang akan dilaksanakan nantinya dapat memberikan edukasi yang inklusif, sekaligus meningkatkan pemahaman peserta didik berkebutuhan khusus terkait pentingnya partisipasi dalam demokrasi dan penggunaan hak pilih secara mandiri serta tepat. Kegiatan koordinasi berlangsung dengan lancar dan penuh antusias, sebagai langkah awal dalam mewujudkan pendidikan pemilih yang ramah disabilitas dan inklusif di Kabupaten Purbalingga (tr).

KPU Kabupaten Purbalingga melaksanakan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Purbalingga terkait perjanjian kerjasama antar lembaga.

Purbalingga – KPU Kabupaten Purbalingga melaksanakan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Purbalingga terkait perjanjian kerjasama antar lembaga. Kegiatan koordinasi berlangsung di kantor KPU Kabupaten Purbalingga pada Kamis (21/3/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Purbalingga Zamaahsari, S.IP., M.IP, Sekretaris KPU Kabupaten Purbalingga Mundarti, S.H serta Kasubbag Rendatin Prima Intan, S.A.P. Sementara dari pihak Kejaksaan Negeri Purbalingga diwakili oleh Pejabat Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Alheri, S.H. dan didampingi staf Kejaksaan Negeri Purbalingga. Koordinasi dilakukan untuk membahas rencana kerja sama yang bertujuan memperkuat sinergi kelembagaan, khususnya dalam bidang pendampingan hukum, dukungan kelembagaan, serta pelaksanaan tugas dan fungsi KPU Kabupaten Purbalingga. Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik serta kolaborasi yang berkelanjutan serta hubungan kerjasama yang baik antara  antara Kejaksaan Negeri Purbalingga dan KPU Kabupaten Purbalingga sehingga dalam melaksanaan tugas secara professional, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang – undangan.

KPU Kabupaten Purbalingga laksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118

Purbalingga - Dalam semangat memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, keluarga besar Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purbalingga melaksanakan upacara di halaman kantor KPU Kabapaten Purbalingga pada Rabu, 20 Mei 2026. Upacara diikuti oleh jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Purbalingga. Sebagai inspektur upacara Ketua KPU Kabupaten Purbalingga Zamaahsari, S.IP., M.IP. Pelaksanaan upacara peringatan hari Kebangkitan Nasional ke-118 merupakan tindak lanjut dari dari Surat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Nomor B418/M.KOMDIGI/HM.04.01/05/2026 tanggal 15 Mei 2026 tentang Penyampaian Pedoman Peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026. Dalam pedoman tersebut disampaikan bahwa peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.” Upacara berlangsung dengan tertib dimulai dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta penyampaian amanat pembina upacara. Dalam amanat upacara dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Viada Hafid yang dibacakan oleh Ketua KPU Kabupaten Purbalingga dengan Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah " Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara". Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui pelindungan para tunas bangsa. Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar. Pada penutup amanat upacara, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia menyampaikan bahwa dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita, delapan misi besar yang harus dicapai bersama, sebagai kompas utama. Kita harus mampu mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api "Boedi Oetomo" dalam setiap lini kehidupan. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama. Kebangkitan Nasional adalah milik kita semua; bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif, dan berujung pada kejayaan bangsa di kancah dunia.

🔊 Putar Suara