Purbalingga -- Pada hari Selasa, 14 Januari 2020, bertempat di  Operation Room Graha Adiguna Kompleks Pendopo Kabupaten Purbalingga, KPU Kabupaten Purbalingga diundang untuk menjadi narasumber dalam acara Sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2020. Acara tersebut diselenggarakan oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Purbalingga dan mengundang Forkopimda Kabupaten Purbalingga, Kepala Instansi/OPD di Kabupaten Purbalingga dan Camat se Kabupaten Purbalingga. Bertindak sebagai pemateri dalam acara tersebut, Bapak Agus Winarno, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Purbalingga, yang dalam hal ini mewakil Bupati Purbalingga, Bapak Imam Nurhakim, Ketua Bawaslu Purbalingga dan Bapak Andri Supriyanto, Komisioner KPU Purbalingga Divisi Partisipasi Masyarakat, Sosialisasi dan SDM.

Dalam acara tersebut dipaparkan mengenai kesiapan dalam menyelenggarakan Pilbup Purbalingga 2020 dari masing-masing pemateri, terutama berkaitan dengan pembentukan badan penyelenggara, terutama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Pada sambutannya, Agus menyampaikan bahwa Pemda Purbalingga telah memerintahkan kepada seluruh Camat untuk membantu kebutuhan KPU dan Bawaslu terkait dengan Sekretariat PPK dan Panwascam, baik dari sarana pra sarana maupun personilnya. Agus juga menyampaikan untuk tetap menjaga netralitas sebagai ASN, mengingat personil Sekretariat nantinya berasal dari ASN. Selanjutnya disampaikan materi mengenai pembentukan PPK, PPS dan KPPS oleh KPU Purbalingga. Dalam paparannya, Andri menyampaikan tata cara untuk menjadi badan penyelenggara, mulai dari syarat, tahapan hingga jadwal pembentukan PPK dan PPS, yang akan dimulai tahapannya pada tanggal 15 Januari 2020. Dalam kesempatan tersebut Andri juga memohon kerjasama dari Instansi/OPD terkait pemenuhan persyaratan pendaftaran badan penyelenggara dan Camat terkait dengan personil Sekretariat PPK dan PPS. Pemaparan kemudian ditutup oleh Bawaslu Purbalingga dengan materi yang berfokus pada pengawasan pembentukan badan penyelenggara. Imam menyampaikan bahwa dalam pembentukan badan penyelenggara tetap harus mengedepankan transparansi, keterbukaan informasi dan juga keterwakilan perempuan.

Diharapkan melalui acara ini seluruh pihak yang ikut terlibat dalam pelaksanaan Pilbup Purbalingga 2020 mempunyai kesamaan visi untuk mewujudkan pemilihan yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.